Menyajikan Informasi Terupdate Setiap Hari

Kamis, 08 Juni 2017

Pesona Pantai Sendang Biru Dan Pulau Sempu Malang


berekreasi di Pantai Sendang Biru dan Pulau Sempu, Malang Selatan. Ga tau entah berapa usang kami tidak memiliki ketika buat melupakan peradaban serta rutinitas pekerjaan sehari-hari. Kami berangkat dari Malang jam 8.00 memakai kendaraan pribadi.

Pada mulanya aku sempat ragu menggunakan kondisi pada jalan, karena selesainya goggling sana sini dan sempat lihat peta lokasi di gogle map dan  google earth relative ngeri juga karena jalannya berkelok-kelok dan  di wilayah perbukitan.

Tetapi karena niat yang bertenaga akhirnya jalan yang belum pernah saya lewati pun terlampaui. Jalur menuju ke Sendang biru sebenarnya cukup praktis, yaitu asal Malang menuju ke Gadang, trus ke arah Turen. Asal Turen menuju ke Sitiarjo, Sumbermanjing Wetan serta Sendang Biru. Kami hingga  di Pantai Sendang Biru lebih kurang jam 10.30 maklum, belum tahu medan, jadi relative grogi pas mulai masuk perbukitan, belum lagi di jalan yg cuman pas dilalui 2 tunggangan itu berkali-kali mobil kami berpapasan dengan truk pengangkut batu kapur dan pengangkut ikan, jadi keliru satu harus mepet ketebing dulu agar tunggangan lainnya bisa lewat. Otomatis, sebab saya pendatang serta baru pada medan ini, saya selalu inisiatif buat mengalah, ha haha.

Kendaraan beroda empat Toyota Sienta ini diisi 7 orang + 1 balita, dengan AC dinyalakan. Dengan fitur-fitur keamanan dan keselamatan seperti immobilizer, airbags, ABS, BA, dan EBD membuat kami terasa aman dan nyaman mengendarai mobil ini. 

Toyota Sienta semakin menarik para pecinta otomotif dengan berbagai macam pilihan layout interior yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan. Setelah sampai pada Sendang Biru, kami berisirahat sementara waktu, dan tanpa wajib resah menggunakan apa yang akan kami lakukan selanjutnya, terdapat Pak tukang ojek yang menanyakan planning bepergian kami. Kami sampaikan bahwa kami ingin ke bersantai sementara waktu pada Pulau Sempu namun tak sampai menginap. 

Akhirnya oleh Pak tukang ojek tersebut, aku diajak ke pos perhutani setempat buat mengurus perijinan sebab Pulau Sempu termasuk kategori cagar alam. Sesudah ngisi form serta segala macam, saya membayar Rp 20.000 (sukarela) dari tarif seharusnya Rp 60.000 (untuk yg ingin menginap/camping pada Pulau Sempu).

Buat menuju ke Pulau Sempu, kami naik bahtera yg juga dicarikan sang Pak tukang ojek tadi. Tarif naik perahu ini adalah Rp 100.000, dimana sebelum merapat di pesisir utara Pulau Sempu, kami sempat diajak tur keliling selat.  Sampai di pesisir primer lebih kurang jam 11.00, selanjutnya kami bersantai sejenak, bermain pasir dengan anak aku yang masih balita, dan yang lainnya menyempatkan diri buat mandi pada pantai.

Sesuai konvensi menggunakan tukang bahtera, kami minta dijemput jam 12 siang, dan tepat jam 12 siang, perahu sudah menjemput kami. Kami segera berbenah serta kembali ke Pantai Sendang Biru. Pada Pantai, kami membersihkan diri dulu, sholat serta selanjutnya acara inti makan-makan pada tepi pantai di bawah pohon yg rindang,  dan sesudah itu kami menyempatkan diri buat ke pasar ikan buat membeli Ikan Tuna segar.

Sehabis kami rasa relatif, kami menetapkan buat pulang serta sampai pada Malang jam 4 sore. Tidak mirip di waktu berangkat, kali ini aku sudah hafal dengan jalanannya sehingga bepergian cukup singkat. Di saat sampai di Turen hujan turun dengan deras sampai-sampai wiper mobil harus menggunakan kecepatan tinggi.

Terlepas berasa lelah serta capek yg kami rasakan sesampainya pada rumah, kami sekeluarga cukup senang serta puas bisa bersantai barang sejenak di pantai selesainya rutinitas sehari-hari di tempat kerja serta di tempat tinggal. Namun sayang sekali, kami tidak bisa menikmati pemandangan segara anakan serta danau lele yg katanya luar biasa indah. Mungkin lain kali aku akan pulang kesana dengan planning yg tidak sama serta menginap di Pulau Sempu.

Update info penginapan dan parkir:
Sebab banyak pertanyaan terkait dengan penginapan dan kondisi parkir (bukan camping), berikut saya masuk kan informasinya:
1. Parkir: petugas parkir ada berasal aparat yg bertugas setempat.
2. Penginapan: Rp 75.000/malam. lokasi pada sebelah kanan pos lapor kira-kira 100 meter ada belokan ke kanan, pas pada pojokan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar